...

Pesawat uap dan Bejana tekan adalah sumber bahaya, dan itu termasuk juga operator pesawat uap. Di mana potensi bahaya yang ditimbulkan karena pengoperasian / penggunaan Pesawat uap dan Bejana tekan itu meliputi air panas, semburan api, uap panas, fluida, gas, panas / suhu tinggi, debu, bahaya kejut listrik, juga peledakan / peningkatan tekanan.

Karenanya supaya kecelakaan tak timbul di dalam proses pekerjaan yang memakai pesawat uap dan bejana tekan, pemahaman mengenai pesawat uap dan bejana tekan, beserta syarat K3 merupakan hal yang sangat penting. Agar bisa dilakukan pengawasan K3 untuk pesawat uap dan bejana tekan.

Pemerintah sudah membuat syarat-syarat mengenai keselamatan kerja terkait pemakaian ketel uap, pesawat uap, dan bejana tekan (PUBT). Karenanya tiap-tiap perusahaan yang menggunakan ini wajib memenuhi peraturan dan persyaratan yang telah ditetapkan. Dengan begitu kesehatan dan keselamatan kerja pun bisa terjaga dengan baik.

Riksa Uji Bejana Tekan

Pengawasan K3 Pesawat uap dan Bejana tekan adalah serangkaian kegiatan, beserta keseluruhan tindakan yang dilakukan pegawai pengawas ketenagakerjaan terhadap pemenuhan dari pelaksanaan peraturan UU mengenai objek pengawasan K3 Pesawat uap dan Bejana tekan pada sebuah perusahaan.

Pengertian Pesawat Uap

Pesawat uap terdiri dari sebuah ketel uap dan mesin uap. Jenis ketel uap terdiri dari 2 sisi rata, sisi atasnya adalah puncak ketel dengan bentuk ½ silinder, dasarnya sisi pelatnya yang dilengkungkan ke arah dalam.

Ketel uap merupakan suatu pesawat yang bertujuan mengubah air pada bagian dalamnya jadi sebagian uap, dengan proses pemanasan. Pemanasan melalui proses pembakaran, jadi di dalam sistem tenaga uap ini akan selalu ada tempat pembakaran. Apabila tekanan uap semakin tinggi tiap ketel wajib bisa menahan tekanan uap tersebut. Tekanan uap ini akan digunakan untuk penggerak generator / mesin dan menghasilkan tenaga listrik.

Penggolongan ketel uap berdasar pada tempat penggunaannya, yakni darat / darat berpindah, berdasar letak sumbu silinder ketel / ketel uap mendatar dan ketel uap tegak, dan berdasar konstruksi & aliran panas.

Pengertian Bejana Tekan

Bejana tekan merupakan sesuatu yang bertujuan menampung fluida bertekanan / bejana di luar pesawat uap, dan di dalamnya ada tekanan lebih dari udara luar. Digunakan untuk menampung gas campuran, dan termasuk di antaranya udara baik terkempa jadi cair / dalam keadaan beku / larut.

Landasan Hukum

Dasar hukum pengawasan K3 untuk pesawat uap dan bejana tekan adalah:

  • UU Uap tahun 1930
  • Pesawat Uap tahun 1930
  • UU Nomor 1 tahun 1970 mengenai keselamatan kerja
  • Permen Nomor 1 / Men / 1982 mengenai Bejana Tekan
  • Permen Nomor 1 / Men / 1982 mengenai Klasifikasi Juru Las
  • Permen Nomor 1 / Men / 1988 mengenai Klasifikasi & Syarat-syarat Operator dari Pesawat Uap

Maksud dan Tujuan

  • Mencegah, mengurangi, dan menghilangkan resiko kecelakaan kerja (Zero accident)
  • Mencegah cacat dan kematian tenaga kerja
  • Mencegah kerusakan peralatan dan tempat kerja
  • Memastikan bahwa fungsi dari pesawat uap dan bejana tekan berjalan dengan semestinya

PT Bazita Tekno Inspeksindo adalah lembaga yang bisa melakukan riksa uji pesawat uap bejana tekan di perusahaan-perusahaan. Disupport oleh inspektor yang profesional dan berpengalaman. Siap membantu perusahaan kamu dalam melakukan riksa uji ini. Dengan riksa uji maka resiko kecelakaan pun dapat dicegah dan perusahaan dapat memenuhi peraturan yang ada.

Produk Lainnya

Riksa Uji Pesawat Tenaga dan Produksi

Riksa uji Pesawat Tenaga Produksi ( PTP ) adalah alat atau pesawat yang bergerak secara berpindah-pindah / tetap, yang dipasang dengan tujuan memindahkan… Click here.

Riksa Uji Pesawat Angkat Angkut

Riksa uji pesawat angkut, dikenal juga dengan PAA (Pemeriksaan, Pengujian & Sertifikasi Pesawat Angkat dan Angkut) merupakan peralatan yang ada… Click here.

Riksa Uji Instalasi Listrik dan Penyalur Petir

Riksa uji instalasi listrik dan penyalur petir ini akan memastikan kelayakan instalasi listrik & penyalur petir yang dipasang. Tiap instalasi… Click here.

Riksa Uji Instalasi Proteksi Kebakaran

Mengapa riksa uji instalasi proteksi kebakaran harus dilakukan? Ada pertimbangan tentang kondisi safety dari instalasi peralatan seperti fire hydrant. Karena… Click here.

Riksa Uji Elevator dan Eskalator

Pesawat elevator dan eskalator adalah hal yang umum digunakan di pusat perbelanjaan, perkantoran, hingga tempat usaha. Elevator ini biasa orang-orang… Click here.

Sertifikat Laik Fungsi ( SLF ) Bangunan Gedung

Sertifikat Laik Fungsi ( SLF ) atau biasa juga dikenal dengan SLF Bangunan Gedung merupakan sertifikat yang diterbitkan oleh pemerintah… Click here.

Sertifikat Keselamatan Kebakaran ( SKK )

Click here.

Sertifikat Laik Operasi ( SLO )

Hingga dewasa ini, ada banyak sekali perusahaan, pabrik, atau badan usaha yang belum mengerti arti penting Sertifikat Laik Operasi (… Click here.

Izin Tempat Penyimpanan Sementara ( TPS ) Limbah B3

Click here.