...

Hingga dewasa ini, ada banyak sekali perusahaan, pabrik, atau badan usaha yang belum mengerti arti penting Sertifikat Laik Operasi ( SLO ). Padahal, sertifikat inilah yang menjadi jaminan keamanan pemakaian listrik yang aman dan efisien. Karena itulah, sertifikat ini wajib dimiliki semua produsen dan kontraktor listrik sebelum memulai kegiatan operasional atau produksi. Bahkan, kewajiban ini langsung diatur dalam Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Permen ESDM) No 38 Tahun 2018 tentang Tata Cara Akreditasi dan Sertifikasi Ketenagalistrikan.

Pengertian Sertifikat Laik Operasi ( SLO )

Sertifikat Laik Operasi ( SLO ) adalah sertifikasi khusus yang diterbitkan Lembaga Inspeksi Teknis resmi yang ditugaskan pemerintah untuk mengecek secara keseluruhan instalasi listrik. Umumnya, lembaga ini akan melakukan inspeksi terhadap kelalaian dan kesalahan instalasi listrik yang ada di bangunan pengaju.

Sertifikat ini akan diberikan jika suatu instalasi dalam bangunan tersebut sudah memenuhi syarat yang ditentukan oleh PUIL (Persyaratan Umum Instalasi Listrik). Selain itu, SLO wajib dimiliki oleh produsen, kontraktor listrik, instalasi penyediaan tenaga listrik (pembangkit, transmisi, dan distribusi) serta pemanfaatan tenaga listrik (tinggi, menegah, dan rendah) guna menjamin pemakaian listrik yang efektif dan efisien.

Ruang Lingkup SLO Ketenagalistrikan

Ruang lingkup pelaksanaan SLO diatur dalam Permen ESDM No. 38 Tahun 2018 tentang Tata Cara Akreditasi dan Sertifikasi Ketenagalistrikan yang meliputi:

  1. Pemeriksaan Dokumen
  2. Pemeriksaan Kesesuaian Desain
  3. Pemeriksaan Visual
  4. Evaluasi Hasil Uji Peralatan dan Sistem
  5. Pengujian Unit
  6. Pemeriksaan Dampak Lingkungan
  7. Pemeriksaan Pengelolaan Sistem Proteksi Korosif

Dasar Hukum Sertifikat Laik Operasi ( SLO )

Dasar hukum yang menjadi landasan Lembaga Inspeksi Teknis untuk melakukan Pemeriksaan Instalasi Listrik dibawah pengawasan langsung Direktorat Jendral Ketenagalistrikan atau Dinas Bidang Energi antara lain:

  1. Undang-undang No 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja
  2. Undang-undang No. 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan
  3. Peraturan Pemerintah No. 62 Tahun 2012 Usaha Jasa Penunjang Tenaga Listrik
  4. Peraturan Pemerintah No. 23 Tahun 2014 tentang Perubahan atas PP No. 14 Tahun 2012 tentang Kegiatan Usaha Penyedia Jasa Tenaga Listrik
  5. Permen ESDM No. 12 Tahun 2016 tentang Perubahan Permen ESDM No. 35 Tahun 2013 tentang Tata Cara Perizinan Ketenagalistrikan
  6. Permen ESDM No. 27 Tahun 2017 tentang Tingkat Mutu Pelayanan dan Biaya yang Terkait dengan Penyaluran Tenaga Listrik oleh PLN
  7. Permen ESDM No. 38 Tahun 2018 tentang Cara Akreditasi dan Sertifikasi Ketenagalistrikan
  8. Perdirjen No. 556K/20/DJL.1/2014 Tahun 2014 tentang Tata Cara Penomoran dan Registrasi Sertifikat di Bidang Ketenagalistrikan.

Pelaksanaan SLO Ketenagalistrikan

Adapun prosedur pelaksanaan SLO sesuai ketentuan pemerintah adalah sebagai berikut:

  1. Permohonan SLO dengan mengisi formulir.
  2. Setelah menerima email validasi, pemohon akan menerima email yang berisi info apakah pendaftaran berhasil atau tidak serta nomor agenda.
  3. Lembaga Inspeksi Teknis akan melakukan konfirmasi dan pemohon melengkapi biaya administrasi dan menetapkan jadwal pelaksanaan
  4. Pengujian atau pemeriksaan dilakukan sesuai dengan standart yang tertulis dalam Permen ESDM No. 38 Tahun 2018
  5. SLO akan diberikan dalam 3 hari setelah pemeriksaan dinyatakan laik operasi
  6. SLO yang dikeluarkan berlaku selama 5 tahun

Jasa Konsultasi & Pengurusan SLO Ketenagalistrikan

Baztek, jasa konsultasi dan pengurusan SLO Ketenagalistrikan berpengalaman serta didukung oleh tenaga ahli yang berkompeten, adalah solusi pengajuan SLO Ketenagalistrikan yang mudah, terpercaya, dan cepat agar proses pengajuan berjalan lancar dan sesuai target. Kami juga menjaga privasi atau kerahasiaan data customer serta memberikan pelayanan terbaik dan transparan terhadap customer.

Produk Lainnya

Sertifikat Keselamatan Kebakaran ( SKK )

Click here.

Sertifikat Laik Fungsi ( SLF ) Bangunan Gedung

Sertifikat Laik Fungsi ( SLF ) atau biasa juga dikenal dengan SLF Bangunan Gedung merupakan sertifikat yang diterbitkan oleh pemerintah… Click here.

Riksa Uji Elevator dan Eskalator

Pesawat elevator dan eskalator adalah hal yang umum digunakan di pusat perbelanjaan, perkantoran, hingga tempat usaha. Elevator ini biasa orang-orang… Click here.

Riksa Uji Instalasi Proteksi Kebakaran

Mengapa riksa uji instalasi proteksi kebakaran harus dilakukan? Ada pertimbangan tentang kondisi safety dari instalasi peralatan seperti fire hydrant. Karena… Click here.

Riksa Uji Instalasi Listrik dan Penyalur Petir

Riksa uji instalasi listrik dan penyalur petir ini akan memastikan kelayakan instalasi listrik & penyalur petir yang dipasang. Tiap instalasi… Click here.

Riksa Uji Pesawat Uap dan Bejana Tekan

Pesawat uap dan Bejana tekan adalah sumber bahaya, dan itu termasuk juga operator pesawat uap. Di mana potensi bahaya yang… Click here.

Riksa Uji Pesawat Tenaga dan Produksi

Riksa uji Pesawat Tenaga Produksi ( PTP ) adalah alat atau pesawat yang bergerak secara berpindah-pindah / tetap, yang dipasang dengan tujuan memindahkan… Click here.

Izin Tempat Penyimpanan Sementara ( TPS ) Limbah B3

Click here.

Izin Instalasi Pengolahan Air Limbah ( IPAL )

Click here.

Analisis Mengenai Dampak Lingkungan ( AMDAL )

Click here.

Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan ( UKL UPL )

Click here.