Dasar Hukum Riksa Uji Crane Bagian Dari Pesawat Angkat Angkut

Riksa uji Crane merupakan proses pengujian dan pemeriksaan di mana dilakukan secara berkala dan baru untuk crane. Dasar hukum UU Nomor 1 / 1970 yang membahas mengenai keselamatan kerja & peraturan pelaksanaannya, di Peraturan Mentri Nomor 4/MEN/85. Mengenai pesawat angkat dan pesawat angkut, contohnya antara lain backhoe, forklift, loaders, cranes, dan excavators. Dimana perusahaan diwajibkan untuk memiliki ahli K3. Dengan begitu pelaksanaan K3 pada tempat kerja dapat dijalankan dengan maksimal.

Riksa Uji Crane

Begitu pula dengan riksa uji crane wajib untuk perusahaan. Atas dasar peraturan di bawah ini:

  1. Peraturan Mentri Nomor 18 / 2018 bagi Migas Sertifikasi dan juga Resertifikasi
  2. ANSI Standard
    • B30.2 = Overhead & Gantry Crane
    • B30.16 = Overhead Hoist (Underhung)
    • B30.11 = Monorails & Underhung Crane
    • B30.9 = Sling
    • B30.10 = Hook

Berdasarkan dasar hukum PERMENAKERTRANS RI Nomor 8 / 2000, berikut di bawah ini adalah yang termasuk dalam jenis pesawat angkat dan pesawat angkut. Beberapa di antaranya adalah:

  • Pita transport
    • Ban berjalan
    • Escalator
    • Travelator
    • Rantai berjalan
  • Pesawat angkat
    • Lier
    • Peralatan angkat listrik
    • Takel
    • Gondola
    • Pesawat Pneumatic
    • Keran magnit
    • Keran angkat
    • Keran dinding
    • Keran lokomotif
    • Keran sumbu putar
  • Alat angkutan
    • Gerbong
    • Lokomotif
    • Lori
  • Pesawat angkut atas landasan & Atas permukaan
    • Truk derek
    • Truk
    • Gerobak
    • Traktor
    • Kereta gantung
    • Forklift
  • Alat bantu angkat
    • Spreder bar
    • Sling wirerope
    • Rantai
    • Tali serat
    • Shakel
    • Klem
    • O-Ring

Dasar Hukum Riksa Uji Crane

Pelaksanaan riksa uji crane mengacu pada peraturan riksa uji pesawat angkat angkut. Berikut di bawah ini merupakan dasar hukum dari riksa uji crane di Indonesia, antara lain:

  1. UU Nomor 1 / 1970 mengenai keselamatan.
  2. Permenaker Nomor 02/Men/1982 mengenai kualifikasi juru las tempat kerja.
  3. Permenaker Nomor 05/Men/1985 mengenai pesawat angkat dan pesawat angkut.
  4. Permenaker Nomor 09/Men/2010 mengenai kualifikasi & Syarat operator Keran Angkat.
  5. Pedoman Standard Internasional

Apabila memang ada landasan hukum atau peraturan yang baru. Maka kemnaker selalu melakukan sosialisasi untuk peraturan baru keluar tersebut.

Permenaker 8 / 2020

Peraturan baru ini sudah resmi diterbitkan kementerian tenaga kerja per tanggal 8 Juni 2020. Nama resmi peraturan ini adalah Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. 08 / 2020, mengenai keselamatan & Kesehatan kerja Pesawat Angkat & Pesawat Angkut. Sekian pembahasan tentang riksa uji crane dan overhead crane, dan tower Crane, semoga informasinya bermanfaat untuk kamu.